lRentetan Bencana di Sumatera Dinilai Akibat Ulah Manusia, Formappel’RI: Jangan Biarkan Alam Terus Dirusak

Kabar Pers Bhayangkara - Sumatera,— Rentetan bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat menimbulkan perhatian serius dari berbagai pihak. Banjir, longsor, serta kerusakan akses sosial ekonomi masyarakat diduga kuat berkaitan dengan meningkatnya aktivitas eksploitasi alam dan perambahan hutan tanpa izin.

Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli dan Pemerhati Lingkungan Republik Indonesia (Formappel’RI), R. Anggi Syaputra, didampingi Sekjen Rio Lubis dan Wagiono Ardiansyah, mengecam keras dugaan perusakan lingkungan yang dinilainya sebagai kejahatan yang berdampak luas pada rakyat.

“Kami mengecam keras keserakahan oknum-oknum yang menjadikan alam sebagai objek eksploitasi. Perambahan dan perusakan lingkungan bukan hanya tindakan tidak bertanggung jawab, tetapi juga kejahatan moral,” tegas Anggi.

Pihaknya mendorong aparat penegak hukum untuk membuka penyelidikan menyeluruh terhadap kemungkinan keterlibatan oknum yang mengambil keuntungan dari eksploitasi alam.

Formappel’RI juga menyerukan agar pemerintah pusat dan daerah memperketat izin dan meningkatkan pengawasan berbasis keberlanjutan lingkungan.
“Alam adalah titipan untuk generasi mendatang,” tutup Anggi. (Tim/Formappel’RI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pasar Desa Kepoh, Jantung Ekonomi Kepohbaru yang Bertahan di Tengah Modernisasi

SPBU 54.621.16 Akui Pernah Layani Solar Subsidi ke Truk Industri, Kini Dihentikan

PEMBASMI Laporkan Kanit Reskrim Polsek Tulangan, Dugaan Intimidasi dan Pemerasan Rp 6 Juta Disorot Publik